IBNews Pendidikan Islam

Belajar Sejarah Lebih Asyik, Siswa MAN Insan Cendekia Jambi Nge-vlog Ke Candi Muaro Jambi

Jambi (ikhlasberamalnews) – Dalam rangka mengidentifikasi jejak peninggalan agama Buddha di kompleks percandian Muaro Jambi, siswa kelas X program Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) MAN Insan Cendekia Jambi laksanakan lawatan sejarah ke kompleks Percandian Muaro Jambi pada kamis, 14 Maret 2019 lalu. Lawatan ini merupakan bagian dari proses Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) tentang Sejarah agama Hindu – Budha.

Kegiatan ini dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Acara dimulai dengan kegiatan pembukaan pada pukul 06.30 WIB, yang dibuka langsung oleh Kepala MAN Insan Cendekia Jambi, Hendrisakti Hoktovianus, S. Pd, M. Pd yang juga turut dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rullida, M. Pd dan Sultanuddin, M. Pd. Dalam sambutannya, kepala MAN IC Jambi mengatakan “Mari lakukan kegiatan ini dengan baik, jaga nama baik almamater dimanapun berada dan optimalkan hasil lawatan menjadi hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat”, ujarnya.

Selaras dengan hal itu, pembimbing kegiatan Chairul Wahyudi, S. Pd, juga mengharapkan peserta dapat mengidentifikasi secara lebih nyata dengan langsung mengunjungi daerah tersebut. “Candi Muaro Jambi merupakan sejarah lokal yang harus dioptimalkan dengan terus melakukan kegiatan disana bersama siswa, terlebih Kompleks Percandian Muaro Jambi merupakan kompleks percandian terluas se-Asia Tenggara dengan luas lebih dari 3.000 hektar are”, tambahnya.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 33 orang peserta lawatan dari kelas X IIS 1 dan X IIS 2 ini dilaksanakan di 8 candi utama yang ada di Kompleks Percandian Muaro Jambi. Ketua pelaksana kegiatan, M. Ilham Rizkia, mengatakan bahwa pembagian kelompok ini bertujuan agar ekplorasi candi dilakukan secara efektif dan efisien. Dari sudut pandang siswa, ketua pelaksana  juga mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu ia dan teman-temannya untuk memahami materi yang dipelajari di dalam kelas. “Teman-teman sangat senang selain bisa refreshing, teman-teman sangat terbantu untuk memahami materi di dalam kelas tentang sejarah agama Hindu – Budha”.

Sesampainya di kompleks percandian, siswa dibagi perkelompok ditemani oleh para pembimbing yaitu Muhammad Mirito, S. Pd (Guru BK), Citra Suci Annisa, S. Psi (Guru BK) dan Vitia Marza Puri, S. Pd (Guru Sejarah) untuk mengeksplorasi candi-candi tersebut. Setalah siswa mengeksplorasi candi-candi di sana, siswa diminta membuat tugas akhir dalam bentuk Video Vlog (V-Log) dari masing-masing kelompok. Tujuan pembuatan vlog ini adalah untuk membuat pembelajaran sejarah lebih menarik bagi generasi muda untuk dipelajari.

Harapannya, pembelajaran sejarah di MAN Insan Cendekia Jambi menjadi prioritas dalam memupuk rasa cinta tanah air siswa berbasis imtaq dan iptek. Tentu hal ini sesuai dengan visi dan misi madrasah juga sekaligus membantu percepatan pencapaian misi dan misi tersebut. Pembelajaran Sejarah adalah garda terdepan bagi bangsa Indonesia untuk menyiapkan generasi muda yang berjiwa nasionalis. (Chairul Wahyudi)

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

smallseotools.com

Follow me on Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: