kemenag

Asdep Kemenko PMK: Moderasi Beragama Jaga Keseimbangan

Sorong (ikhlasberamalnews) — Asisten Deputi (Asdep) bidang Moderasi Beragama Kemenko PMK Thomas Siregar menyampaikan bahwa prinsip dasar dalam moderasi beragama adalah selalu menjaga keseimbangan antara akal dan wahyu, jasmani dan rohani, hak dan kewajiban.

Selain itu, menjaga keseimbangan antara kepentingan individual dan kemaslahatan komunal, keharusan dan kesukarelaan, teks agama dan ijtihad tokoh agama, gagasan ideal dan kenyataan, serta keseimbangan antara masa lalu dan masa depan.

“Oleh karenanya, moderasi beragama diperlukan guna memberikan pemahaman tentang perbedaan, keanekaragaman, Pancasila dan Bangsa Indonesia,” kata Thomas Siregar saat menjadi salahsatu pemateri pada Dialog tokoh dan agama masyarakat/adat di Sorong, Papua Barat, Senin (30/11).

Dijelaskan Thomas Siregar, dialog digelar untuk memberi penguatan cara pandang pada masyarakat dalam membangun sikap dan praktik beragama dalam jalan tengah. Untuk itu diperlukan koordinasi dalam peningkatan kualitas pemahaman moderasi beragama pada masyarakat, misalnya pada penyuluh agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Mari kita senantiasa lakukan koordinasi penguatan peran lembaga-lembaga agama, organisasi sosial keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat sebagai agen moderasi beragama,” ajak Thomas Siregar.

Bagi Thomas Siregar, untuk mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat, dibutuhkan langkah-langkah strategis. Misalnya dari dimensi perencanaan, setiap program dan kegiatan K/L harus memuat substansi penguatan nilai, karakter, dan indikator moderasi beragama.

“Program dan kegiatan yang diselenggarakan harus lebih difokuskan pada kelompok yang rentan terhadap paham ekstrem, seperti perempuan, pendidik yang berpenghasilan rendah, pendidik pelajaran non-agama, dan pengelola sekolah berbasis agama,” papar Asdep Moderasi Beragama Menko PMK.

Selain itu, lanjutnya, ada dimensi kelembagaan, di mana perlu dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) beserta susunan Tupoksi. “Susunan Pokja dibagi menjadi dua, yaitu internal Kemenag dan antar K/L. Susunan Pokja internal terdiri dari aktor kunci dari setiap Direktorat Jenderal, Direktorat, Pusat, hingga Satuan Kerja strategis seperti perguruan tinggi atau madrasah/pesantren,” tambahnya.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: