Haji dan Umrah kemenag

KBIHU Akan Dapat Kuota Pembimbing Haji

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Pemerintah akan memberikan kuota bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Ketentuan ini tertuang dalam UU No 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Namun demikian, ada persyaratan yang harus dipenuhi. KBIHU mendapat kuota pembimbing dengan syarat lulus seleksi dan memenuhi standar pembimbing.

“Tidak semua orang bisa jadi pembimbing. Maka ada program sertifikasi. Tujuannya,  supaya selain paham manasik, juga paham regulasi,” tegas direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi H Dasir dalam Pembinaan Kelompok Bimbingan di Jakarta, Rabu (22/05).

Ketentuan kedua, lanjut Khoirizi, KBIHU yang memiliki jemaah minimal 135 orang atau lebih akan mendapat satu kuota pembimbing. “Ketiga, KBIHU  bertanggung jawab atas biaya pembimbing,” tegas Khoirizi.

Namun, ketentuan ini belum berlaku tahun ini. Sebab, regulasi turunan dari UU No 8 tahun 2019 belum terbit. “Semoga ini sudah bisa diberlakukan tahun depan,” harap Khoirizi.

Pembinaan Kelompok Bimbingan diikuti 100 peserta, terdiri dari : Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, para pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), perwakilan ormas Islam, serta akademisi dan praktisi haji.

Kegiatan 3 hari,  22-24 Mei, ini bertujuan membangun sinergi dan menggali pola pembinaan yang efektif bagi jemaah haji.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: