Haji dan Umrah kemenag

Kemenag dan KBIH Bahas Dinamika  Bimbingan Ibadah Haji 2019

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag menggelar pembinaan kelompok bimbingan ibadah haji. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Bina Haji Khoirizi H Dasir mewakili Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

“Regulasi mengatur bahwa kegiatan bimbingan jemaah haji dilaksanakan pemerintah dan atau masyarakat. Karenanya,  pemerintah harus hadir dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Khoirizi di Jakarta,  Rabu (22/05).

Khoirizi menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan KBIH dalam memberikan bimbingan ibadah kepada jemaah. Evaluasi penyelenggaraan haji 2018 masih mencatat adanya jemaah yang belum memahami manasik haji. Misalnya, lupa hitungan tawaf dan sai, rangkaian puncak haji, dan lainnya.

“Ini menunjukan pembinaan secara intensif perlu dilakukan agar jemaah memahami pengetahuan dasar praktik haji. KBIH dibutuhkan, hadir bersama pemerintah untuk menjawab kebutuhan bimbingan ibadah bagi jemaah agar bisa lebih mandiri,” tuturnya.

Di sisi lain, kehadiran KBIH juga memberi warna dalam tata kelola penyelenggaran ibadah haji. Dalam satu kloter misalnya,  kata Khoirizi, keberadaan KBIH memunculkan klasifikasi jemaah KBIH dan Non KBIH. Ini dalam kadar tertentu,  menunjukan adanya dualisme sistem yang bekerja dalam tiap kloter, sistem KBIH dan kloter. Sistem ini kadang berdampak pada mobilisasi jemaah di tiap rombongan yang berjumlah 45 jemaah di setiap kloter. “Jemaah KBIH yang awalnya terpisah dalam rombongan, di lapangan kembali ke masing-masing KBIH nya sehingga terpisah dari rombongan,” paparnya.

Kondisi ini, menurut Khoirizi, perlu dibahas bersama antara Kemenag dengan KBIH. Karena itu lah perlu ada pembinan kelompok bimbingan.

“Di sini, kita akan mendiskusikan bersama beragam masalah pembinan ibadah jemaah dengan fokus tema ‘Meningkatkan Kualitas Bimbingan dalam rangka Meraih Kemabruran’,” tegas Khoirizi.

Kepada peserta, Khoirizi meminta agar forum ini digunakan untuk melakukan identifikasi masalah terkait proses pembinaan ibadah haji dan kemandiriaan jemaah. Dengan demikiian,  forum ini bisa memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan layanan bimbingan ibadah kepada jemaah haji.

Kasubdit Bimbingan Jemaah Arsyad Hidayat selaku ketua panitia melaporkan kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri dari : Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, para pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), perwakilan ormas Islam, serta akademisi dan praktisi haji.

Kegiatan 3 hari,  22-24 Mei, ini bertujuan membangun sinergi dan menggali pola pembinaan yang efektif bagi jemaah haji.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

smallseotools.com

Follow me on Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: