kemenag Pendidikan Islam

Kemenag Lakukan Percepatan Akreditasi Institusi PTKI

Semarang (ikhlasberamalnews) — Kementerian Agama melakukan percepatan pelaksanaan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Untuk itu, Kementerian Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag menggelar bimbingan teknis percepatan AIPT PTKI.

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Bimtek AIPT Menuju PTKI Menjadi Unggul” ini berlangsung dari 11 – 13 April 2019 di Semarang. Hadir dalam kegiatan ini, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Agus Sholeh, Rektor UIN Walisong Semarang Muhibbin, para Asesor (Prof. Dr. Suwito, M.Ag, Dr. Suparto, MA, Dr. Shodik Abdullah, M.Ag) dan perwakilan peserta dari LPM PTKIN, pimpinan Kopertais, serta delegasi PTKIS seluruh Indonesia.

Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Agus Sholeh menyampaikan, AIPT merupakan kewajiban yang harus segera dilaksanakan oleh masing-masing PT. Batas waktunya adalah 10 Agustus 2019 sesuai dengan edaran Nomor: 194/E.E3/AK/2014 tanggal 25 Februari 2014 tentang izin penyelenggaraan dan AIPT. Apabila sampai tanggal tersebut belum mengajukan Borang AIPT, maka ijin penyelenggaraan Perguruan Tinggi tersebut akan dicabut.

“Tahun 2019, seluruh PTKIN telah terakreditasi Institusi. Saat ini, ada 20 PTKIN yang akan segera melakukan re-akreditasi Intitusi. Sementara sebanyak 465 PTKI Swasta belum terakreditasi Institusi,” terang Agus di Semarang, Sabtu (13/04).

“Ini menjadi tantangan yang cukup besar karena angka tersebut bukanlah kecil. Dengan keseriusan dan niat yang tinggi, Insya Allah semua PTKI mampu untuk mengatasi hal tersebut,” tambhanya.

Rektor UIN Walisongo Semarang Muhibbin mengatakan, pimpinan PTKI harus mempunyai terobosan untuk percepatan dalam menyusun AIPT dengan 9 standar. Ke-9 standar itu meliputi: 1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi; 2) Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama; 3) Mahasiswa; 4) Sumber Daya Manusia; 5) Keuangan, Sarana dan Prasarana; 6) Pendidikan; 7) Penelitian; 8) Pengabdian kepada Masyarakat; dan 9) Luaran dan Capaian Tridharma

“Bimtek di masing-masing lembaga sangat perlu dilaksanakan untuk menilai borang yang akan disubmit ke SAPTO,” jelas Muhibbin Rektor yang telah membawa UIN Walisongo mendapatkan nilai A.

Kepedulian pimpinan dalam proses penyusunan borang, kata Muhibbin juga sangat diperlukan. Menurutnya, jika pimpinan memahami borang, hal itu akan lebih mudah saat assesmen lapangan. Perubahan-perubahan yang terjadi terhadap dokumen borang harus diketahui pimpinan.

“Bimtek AIPT akan terus dilaksanakan baik PTKIN dan PTKIS dengan berkoordinasi dengan pimpinan Kopertais serta Direktorat akan terus memfasilitasi kepada PTKI yang membutuhkan pendampingan AIPT demi PTKI yang Unggul,” jelas Kasi Penjaminan Mutu PTKI Zidal Huda. (Alip)

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

smallseotools.com

Follow me on Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: