kemenag Pendidikan Islam

Kemenag Libatkan Profesor Asal Australia untuk Dampingi e-Learning Guru Madrasah 

Prof. Suyitno

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam  melibatkan profesor asal Universitas Charles Darwin Australia Greg Shaw untuk mendampingi e-learning guru madrasah. Ini seiring dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam Learning Management System (LMS) pada madrasah. 

Hal ini disampaikan Direktur GTK Suyitno, usai melakukan pertemuan virtual dengan Greg yang difasilitasi oleh konsultan TASS, Kamis (18/06). “Direktorat GTK Madrasah melibatkan Profesor Greg Shaw untuk mendapatkan masukan terkait penerapan LMS,” kata Suyitno.

Diskusi yang dilakukan secara virtual menurut Suyitno membahas secara mendalam bagaimana perubahan paradigma serta tataran praktis dunia pendidikan di tengah kemajuan teknologi yang demikian massif saat ini.

Dalam diskusi tersebut, Greg Shaw menyampaikan pembelajaran secara online membutuhkan perubahan paradigma dari semua stakeholder.  Penggunaan e-learning di dunia pendidikan mampu memberikan opsi pengelolaan yang lebih modern dan terukur.

“Learning Management System bermanfaat karena membantu dalam mengelola penilaian, komunikasi, bahan ajar, dan pengalaman pembelajaran,” tukas Greg.

Senada dengan Greg, Direktur GTK Suyitno menyampaikan pembelajaran dari rumah selama masa covid-19 dengan menggunakan sistem daring atau online menjadi sebuah keharusan dalam dunia pendidikan. Ini menurut Suyitno menuntut skill dan keterampilan guru dalam menggunakan perangkat teknologi agar pembelajaran tetap bisa berjalan walaupun melalui online.

“Pemanfaatan teknologi menjadi senjata utama seorang guru, salah satu sisi positif dari covid-19 guru dipaksa secara langsung untuk menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran tidak hanya melulu harus tatap muka di kelas,” imbuhnya.

Suyitno juga menuturkan di tengah perubahan teknologi seperti sekarang ini output pendidikan berupa peningkatan kualitas SDM dan karakter anak didik tetap harus bisa tercapai.

Pola pembelajaran dari rumah selama masa covid-19 di lingkungan pendidikan madrasah menggunakan tiga pola yaitu full daring, semi daring dan mix in-on-in (guru kunjung) sesuai dengan kondisi geografis dan dukungan jaringan internet.

Menurut data dari GTK Madrasah, pembelajaran yang melibatkan sistem pembelajaran daring/online terbukti mampu menaikan hasil uji kompetensi guru maupun Pendidikan Profesi Guru.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: