kemenag

LFH Selama Darurat Covid-19, Wamenag: PTKI Harus Perhatikan Kondisi Mahasiswa

Jakarta (ikhlasberamalnews) —  Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menerapkan pembelajaran dari rumah atau learning from home (LFH) selama masa darurat Covid-19. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid meminta PTKI memperhatikan kondisi mahasiswa selama LFH berlangsung. 

Hal ini disampaikan Wamenag Zainut Tauhid menjadi narasumber dalam Talkshow (Coffe Break Indonesia )II, yang digelar secara virtual di Jakarta oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag. 

“Kondisi-kondisi tersebut termasuk sumber daya, kreativitas, metode pembelajaran dan penilaiannya, serta kondusifitas lingkungan saat pembelajaran online,”ungkap Wamenag Zainut Tauhid, Rabu (22/04). 

Tidak hanya dalam proses pembelajaran, kondisi darurat covid-19 juga membuat pegawai PTKI juga harus bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Dalam proses pembelajaran maupun pelayanan di PTKI menurut Wamenag perlu dilakukan penyesuaian proses kerja di tengah darurat Covid-19. “Ini dengan tetap memastikan dan memperhatikan ketersediaan sumber daya (prasarana maupun SDM), serta alokasi dan realokasi otoritas dan penanggung jawab proses,” kata Wamenag. 

Ia pun menyampaikan, civitas akademika PTKI perlu menerapkan manajemen perubahan secara terencana, dengan mempertimbangkan potensi konsekuensi  dan rencana penanganannya. 

“Itu perlu dilakukan agar tetap tercapainya sasaran atau hasil kerja yang dituju (result oriented),”tutur Wamenag. 

Ia juga meminta civitas akademika seperti profesor dan dosen PTKI, dengan kapasitas keilmuannya, dapat memberikan bimbingan positif ke umat dalam menghadapi Ramadhan dan covid-19 ini.

Dalam hal pembelajaran pendidikan tinggi, lanjut Zainut, result oriented yang perlu dipertahankan juga proses pembelajaran sebagai transfer metode untuk memperoleh pengetahuan/kebenaran secara akademik (epistemologi) antara dosen dengan mahasiswa.

“Tolok ukurnya adalah meningkatnya kesadaran literasi dan kemampuan mahasiswa mengartikulasikan kekayaan literasi pada lingkup studi. Hal lain dalam proses pembelajaran seperti banyaknya tugas, absensi, dan lainnya perlu dipertimbangkan untuk relaksasi, mengingat dalam waktu dekat juga akan masuk Ramadhan,” tambah Zainut Tauhid.(RK)

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: