kemenag

Lima Pesan Menag untuk Civitas Akademika UHN IGB Sugriwa

Denpasar (ikhlasberamalnews) —- Menteri Agama Fachrul Razi meresmikan alih status IHDN Denpasar menjadi Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa.

Seremonial peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri Agama dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Ikut mendampingi, Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana dan Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko.

Dalam sambutannya, Menag Fachrul Razi menyampaikan lima pesan kepada civitas akademika UHN IGB Sugriwa. Pertama, UHN IGB Sugriwa harus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan penelitian.

Menurutnya, peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi sangat krusial karena membutuhkan energi besar bagi UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar agar dapat sejajar dengan perguruan tinggi agama dan perguruan tinggi umum lainnya, baik di Bali maupun di Indonesia.

Foto (Sugito)

“UHN IGB Sugriwa Denpasar harus segera berbenah untuk meningkatkan daya saing, responsif dan adaptif terhadap tantangan dalam dunia pendidikan,” kata Menag.

Kedua, UHN IGB Sugriwa harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang dapat diukur dari kinerjanya, kualifikasi dan kompetensinya. Kualitas ini akan berpengaruh besar pada kualitas mahasiswa dan profil alumninya.

“Untuk itu, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus didorong dan dibukakan akses seluas-luasnya untuk meningkatkan kualitasnya,” tegas Menag.

Ketiga, UHN IGB Sugriwa harus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang saat ini bukan saja meliputi bangunan fisik, tetapi juga piranti teknologi informasi. Hal itu akan memudahkan dan melancarkan semua aktivitas kampus, terutama pada pelayanan akademik dan administrasi. “Kita sedang hidup dalam era disrupsi dan teknologi informasi menjadi salah satu jawaban untuk mengatasinya,” pesan Menag. 

Foto (Sugito)

Keempat, UHN IGB Sugriwa harus meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen perguruan tinggi. Para pejabat dan tenaga pendidik yang mendapat tugas tambahan harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya berdasarkan prinsip-prinsip integritas, profesionalisme, transparansi dan akuntabel. “Kita ingin para ASN Kemenag yang menjadi pelayan masyarakat di perguruan tinggi agama menjadi role model yang bekerja berdasarkan nilai-nilai agama dan tujuan yang baik,” papar Menag.

Kelima, terbukanya pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Status universitas yang kini disandang I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, memungkinkan diselenggarakannya minimal dua fakultas umum sehingga masyarakat luas juga mendapatkan akses untuk mengikuti pendidikan di sini.

“UHN IGB Sugriwa Denpasar harus mempersiapkan diri untuk kehidupan kampus yang multikultur dan multireligius,” tutup Menag.

Peresmian UHN IGB Sugriwa ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Bali, Komang Sri Marheni, Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Penglingsir Putra Sukahet, Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko, Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster, Bupati dan Wakil Bupati Se Bali, jajaran Forkopimda se Bali, dan segenap civitas akademika UHN IGB Sugriwa.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: