kemenag

Mazmur 121:1-8, Tuhan Menjaga Nyawamu

Kita patut bersyukur kepada Tuhan, bisa menghampiri Tuhan dan merenungkan FirmanNya melalui Mimbar Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementrian Agama Republik Indonesia. Renungan kita pada hari ini mengambil tema: Tuhan Menjaga Nyawamu.

Orang Barat mengatakan: kita seperti lilin di tengah-tengah badai. Orang Timur mengatakan: kita seperti sebuah kapal di tengah lautan yang bergelora. Alkitab mengatakan: kita seperti domba di tengah-tengah serigala yang lapar. 

Inilah gambaran situasi dan kondisi dunia pada saat ini. Hati manusia gelisah tidak menentu oleh karena terpaan badai virus corona.

Anda gelisah, saya gelisah. Anda kuatir, saya pun kuatir. Dari dalam jiwa kita menjerit: Dari manakah datang pertolonganku? Gunung tidak bisa membantu kita. Manusia kuasanya terbatas. Kalau demikian, pupuskah harapan kita? Buntukah jalan hidup kita? Sekali-kali tidak!

Firman Tuhan berkata: Pertolongan kita datang daripada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Dialah pribadi yang pernah dengan tiang awan dan tiang api menuntun umat-Nya melewati padang gurun yang terjal dan tandus sehingga umat-Nya tidak tersesat.

Yesus Kristus yang mengalahkan kuasa dosa, yang mengalahkan kuasa Setan, dan yang mengalahkan kuasa maut. Kepada Dia-lah kita berharap.

Dia tidak akan membiarkan kakimu goyah. Tangan kuasa-Nya akan menuntun, memapah, menopang kita untuk menempuh jalan hidup yang berliku-liku ini, sehingga kita tidak terpeleset dan jatuh tergeletak.

Dia tidak mengantuk dan tidak tertidur. Mata-Nya tertuju kepada kita semua.  Demikianlah Tuhan yang menjaga, yang mendampingi, seperti tangan kanan – tidak pernah beranjak dari sebelah kanan – demikianlah Dia tidak akan pernah membiarkan kita bergumul sendiri. Dia akan mendampingi kita, tidak membiarkan kita, dan tidak meninggalkan kita, selama-lamanya.

Dia menjaga nyawamu. Dialah Tuhan yang menguasai hidup dan nyawa manusia. Hidup dan nyawa kita bukan berada di tangan virus corona. Hidup dan nyawa kita berada di dalam tangan Tuhan yang menguasai kehidupan dan nyawa kita. 

Yesus Kristus telah mengalahkan kuasa maut, bangkit dari kematian dan hidup selama-lamanya. Dan jikalau tanpa seizin Dia, sehelai rambut pun tidak akan jatuh. Oleh sebab itu, Firman Tuhan berkata: Tuhan akan menjaga keluar masukmu dari sekarang sampai selama-lamanya. 

Puji syukur kepada Tuhan. Tuhanlah penjaga nyawamu.

 

Pdt. Hardi Farianto, B.Th. (Ketua I Persekutuan Gereja-Gereja Tionghoa Indonesia)

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: