kemenag

Menag Ajak KUII Ambil Peran Kurangi Islamophobia di Dunia

Menag Ajak KUII Ambil Peran Kurangi Islamophobia di Dunia

  • Minggu, 01 Maret 2020 11:03 WIB

Menag beri sambutan dan menutup Kongres Umat Islam Indonesia VII di Babel. Foto: Rikie

Pangkalpinang (ikhlasberamalnews) — Menteri Agama Fachrul Razi mengajak forum Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII untuk mengambil peran dalam mengurangi Islamophobia di dunia. Ajakan ini disampaikan Menag usai menutup gelaran KUII di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Jumat (28/02) malam.

“Dihadiri para tokoh agama Islam lintas ormas, KUII tentu punya posisi strategis dalam peran-peran internasional. KUII semestinya ambil peran terdepan dalam menghilangkan Islamophobia di dunia,” terang Menag.

Menag mencontohkan Islamophobia dengan peristiwa kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum dengan mengatasnamakan agama di India. Kekerasan berdarah di India ini dipicu adanya Undang-Undang Kewarganegaraan India yang hanya memberi status kewarganegaraan bagi imigran yang menerima persekusi di negaranya dengan syarat beragama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan Muslim India meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

Menag Fachrul Razi prihatin dan mengecam keras peristiwa kekerasan atas nama agama tersebut.  Menag mengimbau agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan atas nama agama. 

“Tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan tindakan kekerasan, apapun motifnya. Memuliakan nilai kemanusiaan adalah esensi ajaran semua agama,” tegas Menag.

“Saya mengajak KUII untuk memperkenalkan dan tunjukkan pada dunia bahwa kita, Islam itu seperti apa. Islam yang mengajarkan toleransi, Islam yang damai,” lanjutnya.

Layaknya kongres pada umumnya, KUII tentu telah menghasilkan sejumlah rumusan. Menag berpesan agar rumusan KUII VII dapat memperkuat relasi keislaman dan kebangsaan, serta sejalan dengan semangat pembangunan nasional.

“Rumusan-rumusan yang dihasilkan dalam KUII ke VII harus memperkuat relasi kebangsaan dan keislaman, serta mendukung pembangunan bangsa secara nasional,” kata Menag.

“Tentunya dengan program yang dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat sehingga mampu memberikan kontribusi dan kemaslahatan bagi pembangunan nasional,” tandasnya.


Sumber : –

Penulis : Kontri

Editor : Khoiron

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: