kemenag

Menag dan Gubernur Sulbar Diskusi Kerukunan dan Moderasi Beragama

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Menag hari ini, Senin (07/12), menerima Gubernur Sulbar Muhammad Ali Baal di kantor Kementerian Agama. Ikut mendampingi, Staf Khusus Menag Jul Efendi dan Kevin Haikal, Plt Dirjen PHU Oman Fathurahman, Dirjen Layanan Haji dalam Negeri Muhajirin Yanis. 

Bersama Gubernur, hadir juga Kakanwil Kemenag Sulbar M Muflih, Ketua STAIN Majene M Nafis, serta tokoh masyarakat Sulbar Latifah dan staf khusus Gubernur Sulbar.

Kepada Menag, Gubernur menyampaikan kondisi kerukunan umat beragama di Sulawesi Barat. Menurutnya, masyarakat Sulbar sangat rukun dan harmonis. Bahkan kerukunan di Sulbar pernah mendapat apresiasi berupa Harmoni Award, sebagai salah satu provinsi yang memiliki indeks kerukunan terbaik.

Menag mengapresiasi kerukunan masyarakat Sulawesi Barat. Menag berpesan bahwa keragaman dan kerukunan adalah rahmat. Kerukunan harus terus dijaga, salah satunya dengan terus menguatkan moderasi beragama. 

“Keberagaman itu rahmat. Indonesia memiliki keberagaman yang tinggi dan bisa hidup rukun, ini adalah Rahmat. Kerukunan dalam keberagaman ini harus terus dijaga dengan menguatkan moderasi beragama,” kata Menag.

Kunjungan Gubernur Sulbar kali ini juga dalam rangka mengundang Menteri Agama pada peresmian Asrama Haji Transit Sulawesi Barat, serta gedung Rektorat STAIN Majene dan gedung MAN I Mamuju. Peresmian rencananya dilaksanakan pada 26 Januari 2021. Dalam kesempatan itu, dijadwalkan akan digelar pertemuan antara Menag dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sulbar. 

“Semua kegiatan akan dilakukan di satu tempat di Kantor Gubernur,” Jelas Ali Baal.

Menurut Ali, asrama haji transit Sulawesi Barat memiliki lahan seluas 2 hektar dan sudah siap digunakan. Saat ini juga tengah disiapkan proyek pembangunan Madrasah Aliah Negeri Insan Cedikia yang lokasinya tidak berjauhan dengan Asrama Haji. “Lahannya sudah siap, menunggu proses pembangunan gedung,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa wabah COVID 19 di Sulbar sudah mulai menunjukkan penurunan. Dia berharap pada waktu kehadiran Menag, kondisinya semakin membaik. 

Menag berharap tidak ada agenda yang bersamaan pada hari itu sehingga bisa hadir ke Sulawesi Barat. Terkain Asrama Haji, Menag berpesan bahwa itu boleh digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. “Selama tidak mengganggu proses haji dan umrah, silakan siapa saja boleh menggunakan asrama haji, tidak terkecuali agama lain yang ingin melakukan kegiatan,” pesan Menag.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: