kemenag

Menag: MAN de MOTEFA, Sumbangsih Nyata Bagi Pendidikan Indonesia

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Untuk pertama kalinya, pada 2020 ini, Kementerian Agama berhasil masuk dalam jajaran Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),  dengan mengusung program MAN de MOTEFA. 

MAN de MOTEFA atau Madrasah Aliyah Negeri dengan Modified Teaching Factory merupakan program inovasi yang dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah Negeri 2 Kulonprogo, Yogyakarta. 

“Saya sebagai Menteri Agama, sangat mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh MAN 2 Kulonprogo. Ini merupakan sumbangsih nyata bagi pendidikan Indonesia. Kami berharap ini juga dapat ditiru dan menjadi salah satu solusi bagi dunia pendidikan menengah atas di Indonesia,” kata Menag dalam sesi presentasi dan wawancara KIPP 2020 yang digelar secara virtual, Senin (29/06). 

Kepada panelis, Menag menjelaskan bahwa melalui program MAN de MOTEFA ini Kemenag membekali keterampilan sehingga siap bila harus langsung terjun ke dunia kerja. “Biasanya, sekolah menengah umum atau pun madrasah aliyah menyiapkan siswanya untuk dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Sementara, kita melihat di masyarakat tidak semua anak  beruntung bisa langsung melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi,” tutur Menag. 

Hal ini menurut Menag, menjadi permasalahan yang perlu dicari solusinya. “Sebagian dari mereka, biasanya karena berbagai macam alasan harus bersaing ke dalam dunia kerja. Padahal, mereka tidak punya keterampilan untuk bekerja. Persoalan itu yang harus dicari solusinya. MAN 2 Kulonprogo, hadir untuk memberi solusi dengan program MAN de MOTEFA ini,” ungkap Menag. 

Menag menuturkan, MAN 2 Kulonprogo selain tetap melaksanakan kurikulum pendidikan umum MAN sebagaimana seharusnya, juga telah menambahkan delapan jam kurikulum tatap muka yang dikelola secara profesional.

“Ini bekerjasama dengan berbagai pihak yang kompeten. Seperti pabrik-pabrik, Balai Latihan Kerja (BLK), industri rumah tangga, universitas/institut, dan sebagainya,” papar Menag. 

Dengan program ini, lanjut Menag, telah menghasilkan tamatan Madrasah Aliyah yang siap kerja dan memiliki keterampilan mumpuni. “Saya berharap ide baik ini dapat dicontoh oleh MAN lainnya, bahkan sekolah-sekolah umum di luar sekolah keagamaan,” harap Menag. 

Senada dengan Menag, Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Yogyakarta Anita Isdarmini mengungkapkan bahwa keberadaan MAN 2 Kulonprogro dengan program MAN de MOTEFA dapat membantu keresahan masyarakat sekitar. 

“Ini dibuktikan dengan banyaknya peminat MAN 2 Kulonprogo. Mereka yang mendaftar ke sini tahu bahwa selulusnya dari sini, para siswa memiliki keterampilan bermanfaat dalam dunia kerja,” ujar Anita yang merupakan mantan Kepala MAN 2 Kulonprogo. 

Menurut Anita, ada lima kelas keterampilan yang melatih enterpreneurship siswa di MAN 2 Kulonprogo, yaitu: desain komunikasi visual, tata busana, agrobisnis pengolahan hasil pertanian, tata boga, dan teknik audio-video. 

Sementara, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyampaikan Kementerian Agama telah memiliki madrasah-madrasah aliyah dengan program keterampilan sejak 2016. “MAN 2 Kulonprogo adalah salah satu dari sekitar 260 madrasah aliyah dengan program keterampilan yang ada di Indonesia,” kata Kamaruddin. 

“Kita pun memberikan berbagai dukungan terhadap madrasah ini. Mulai dari dukungan sarana prasarana, hingga memberangkatkan kepala madrasah ke Inggris, Finlandia, dan Australia, untuk melihat benchmark pendidikan di negara-negara maju,” ungkapnya. 

Sesi presentasi dan wawancara ini merupakan rangkaian penilaian yang dilakukan Kemenpan RB untuk mendapatkan Top 45 dan 5 pemenang oustanding KIPP 2020. Dalam sesi ini, Kemenpan RB melibatkan sembilan orang panelis independen yang terdiri dari: Mantan Wamen Pan RB Eko Prasojo, Peneliti Senior LIPI R.Siti Zuhro, Mantan Pimpinan KPK Erry R. Hardjapamekas, Ombudsman  Dadan Suparjo Suharmawijaya, Managing Director Grab Neneng Meity Goenadi, Liputan6 Nurjaman Mochtar, Sri Haruti, Mantan Ketua YLKI Indah Suksmaningsih, Presdir Metro TV Suryo Pratomo, dan Ketua YLKI Tulus Abadi. 

KIPP sendiri merupakan kompetisi yang telah digelar Kemenpan RB sejak tahun 2014. Berdasarkan data Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemenag, ini kali keempat Kemenag mengirimkan wakilnya dalam KIPP. Selain MAN 2 Kulonprogo, terdapat delapan satuan kerja Kemenag yang turut mengirimkan proposal pada KIPP 2020.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: