kemenag

Peran Perempuan Khonghucu Saat  Pandemi Covid-19 

Saat ini, pandemi Covid 19 telah melanda dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini  memerlukan kesadaran yang tinggi, tekad yang kuat untuk tetap sehat dan mematuhi protokol kesehatan. Kesadaran dan komitmen untuk memakai masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak, serta mencuci tangan merupakan tindakan positif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dalam Agama Khonghucu ada pusaka untuk menjalani kehidupan: “Bijaksana, Cinta kasih dan Berani. Inilah Kebajikan yang harus ditempuh. Maka yang hendak menjalani haruslah satu tekadnya.” (ZHONG YONG,  Kitab Tengah sempurna XIX:8)

Peranan perempuan di dalam suatu keluarga di masa Pandemi Covid sekarang ini sangat penting. Perempuan harus memiliki tekad kuat untuk dapat menjaga diri dan seluruh keluarganya terhindar dari Covid-19.

Perempuan harus bijaksana, bijak dalam berpikir dan bertindak, tahu hal yang boleh dan tidak boleh, hal yang harus diutamakan dan boleh dikesampingkan. 

Perempuan melakukan segala sesuatu berdasarkan rasa kemanusiaan, penuh cinta kasih terhadap keluarga maupun masyarakat, tidak merasa susah  dalam keadaan apapun. Perempuan juga harus berani bersikap dalam menghadapi segala masalah, termasuk saat pandemi. Untuk dapat kuat tekadnya, seorang harus berani. Untuk menjadi berani, dia harus berpengetahuan. Untuk bisa berpengetahuan, dia harus belajar meneliti hakikat setiap perkara.

Perempuan harus mengerti apa itu Covid-19, bagaimana cara penyebarannya, sejauhmana akibatnya, apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularannya.  Dengan mengerti tentang Covid-19  maka jauh dari rasa cemas, dapat melakukan tindakan pencegahan dengan baik dan sadar, meningkatkan stamina dengan olahraga, makan makanan yang bergizi, dan vitamin maupun suplemen jika diperlukan.         

“Pada waktu Zhisheng Kongzi senggang di rumah, sikapnya enak dan wajar, gembira dan sabar.” (LUN YU Kitab Sabda Suci  Vii : 4)  

Sikap Zhisheng Kongzi menjadi teladan bagi umat Agama Khonghucu. Kenapa kita harus galau karena banyak di dalam rumah?

Saat senggang di rumah, saat dalam keadaan yang terpaksa karena keadaan di luar rumah tidak baik bagi kesehatan, marilah kita bersikap yang enak yang nyaman, bagi diri sendiri dan bagi orang-orang yang bersama kita di rumah. Bersikap wajar, ini saat-saat yang harus diperjuangkan dan dilalui demi kebaikan semua. Bergembiralah, jauhkan emosi dan amarah, serta sabar.

Saat banyak beraktifitas di luar rumah, bukankah kita sering ingin berada di dalam rumah? Mari kita bersabar melewati detik demi detik, hari demi hari sampai semua badai ini berlalu. Dengan sikap yang demikian, kita akan merasa betapa sangat membahagiakan bersama keluarga, orang-orang yang kita sayangi. 

Sebagai anak bisa lebih mengabdi kepada orangtua. Sebagai orangtua lebih dapat menyayangi anak-anaknya.

Sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan di rumah. Waktu yang ada dapat digunakan untuk beraktifitas bersama membersihkan rumah,  menata rumah, memasak, bernyanyi, nonton tv, berkebun, bersembahyang,  dan berdoa agar Pandemi Covid-19 segera berakhir dan kehidupan bermasyarakat kembali normal. Kita juga dapat lebih mendalami ajaran agama Khonghucu, membaca Kitab Suci, melantunkan ayat ayat suci / Nien Jing yang akan membawa ketentraman hati,  memeriksa diri atas apa yang sudah kita jalankan dalam hidup ini. Nilai-nilai beragama tidak hanya terwujud dalam ibadah tetapi juga dalam perilaku hidup sehari-hari. Hidup ini harus berkebajikan karena hanya kebajikan yang berkenan pada Tian.

Di dunia ini, senantiasa ada perubahan. Di saat terjadi perubahan besar, mari kita belajar beradaptasi terhadap lingkungan sehingga kita dapat hidup dengan baik. Kita bersama dikejutkan dengan adanya virus dan dalam jangka waktu relatif singkat telah tersebar hampir ke seluruh dunia. Tetapi pikiran kita harus jernih, jaga pikiran jangan sesat, jaga kebersihan dan kesehatan, serta jaga persaudaraan di antara sesama umat manusia.

Perempuan Agama Khonghucu sudah seharusnya senantiasa kuat iman. Mereka sangat berperan dalam keluarga, bertindak bijaksana, menciptakan suasana yang nyaman penuh cinta kasih dan penuh kegembiraan di dalam keluarga. Perempuan Khonghucu juga harus berani menghadapi segala masalah dalam kehidupan. Perempuan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 dengan menciptakan keluarga yang sehat.

Semoga Tian Yang Maha Roh melindungi kita semua, alam semesta dan segenap isinya terpelihara. 

 

Ws. Dra. Lucia Herawati (Rohaniwan Khonghucu)

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: