kemenag

Program Kita Cinta Papua, Kemenag Fokus pada Pendidikan & Pembinaan Keagamaan

Jakarta (ikhlasberamalnews) — Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan  Kementerian Agama akan fokus pada pendidikan dan pembinaan keagamaan dalam program Kita Cinta Papua. Hal ini ditegaskan Menag saat memimpin rapat koordinasi program Kita Cinta Papua, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. 

“Yang dilakukan Kementerian Agama ini murni pendidikan dan pembinaan keagamaan. Tidak campur dengan keamanan atau pun lainnya,” tegas Menag, Kamis (06/08). 

Hadir dalam pertemuan tersebut, Plt. Dirjen Bimas Katolik  Aloma Sarumaha, Kepala Kantor Wilayah Papua Amsal Yowei, , Ketua STAKN Sentani Fredrik Worwer, Asisten III Sekda Provinsi Papua Demorow, dan Pastor Sentani Pendeta Norbertus B Renyaan.

Kepada jajarannya, Menag menginstruksikan untuk mengambil langkah guna mempercepat implementasi program Kita Cinta Papua. “Siapkan sepenuhnya dana yang ada di Kanwil, Jika tidak mencukupi tahun depan akan ditambah. Pelajari kelemahan-kelemahan yang ada, khususnya di sekolah-sekolah dan lembaga keagamaan,” pesan Menag. 

Langkah yang dilakukan itu sebagai upaya untuk pemetaan, utamanya sekolah serta guru dan dosen menjadi prioritas program. “Jika diperlukan datangkan guru-guru kontrak, namun prioritaskan putra-putra daerah. Jika kurang baru mengambil dari luar,” imbuhnya. 

Menag menambahkan, “Kita Cinta Papua” menjadi bagian dari tahapan Kemenag mewujudkan jembatan kesetiakawanan Aceh-Papua. Karenanya, program sejenis akan digulirkan juga di berbagai daerah pada tahapan berikutnya, hingga provinsi paling barat di Indonesia, Nangro Aceh Darussalam

Baca juga: Program Kita Cinta Papua, Menag: Membangun Jembatan Kesetiakawanan Aceh-Papua

Untuk itu, ia mengingatkan untuk melibatkan seluruh pihak dalam program Kita Cinta Papua seluruh perwakilan agama melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dapat terlibat. “Leading sector program ini memang Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, serta FKUB di mana unsur lintas agama juga ada di sana,” ujar Menag

“Diperlukan kekompakan dalam kerukunan umat beragama, agar program ini bisa berjalan dengan baik. Papua tidak merasa sendiri dan diperlakukan tidak adil. Semua daerah akan mensuport dan mendukung Papua,” pesannya.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: