kemenag

Pulang ‘Negeri’, Dirjen Bimas Kristen Salurkan Bantuan Pasca Gempa Maluku

Seruawan (ikhlasberamalnews) — Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury melakukan kunjungan kerja sekaligus lawatan pulang ‘Negeri’ (red: Desa) dalam rangka memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Seruwawan dan Kamariang, pasca gempa 26 September 2019 di Ambon, Maluku.

“Saya anak Negeri ini, Negeri Seruwawan. Pasca gempa, sampai sekarang jemaat masih banyak tinggal di hutan dan gunung,” kata Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury saat menyapa masyarakat di gereja Salom, Desa Seruwawan, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jum’at (06/12).

Disampaikan Thomas Pentury, Negeri ini punya sejarah panjang, sebagai sebuah negeri adat bagi masyarakat Seruwawan dalam membangun rasa persaudaraan satu sama lainnya.

Warga Jemaat desa Seruwawan dan Kamariang saat menerima bantuan sembako yang diberikan oleh Dirjen Bimas Kristen (foto: Zamhir)

“Saya bangga sebagai anak Negeri dan pergi ke Jakarta. Hari ini kita berjumpa, dan bukan hanya membawa sesuatu. Mari lakukan apa yang menjadi bagian kita, Tuhan akan memberkati,” kata Thomas Pentury.

Thomas berharap, semua elemen masyarakat terus semangat membangun kebersamaan. Moderasi beragama juga harus terus didengungkan, bahwa kita semua adalah bersaudara. Bagi Thomas, gereja harus terus membangun nilai-nilai persaudaraan, persahabatan untuk kemajuan bangsa dan kebersamaan umat.

Dirjen Bimas Kristen dan rombongan saat disambut dengan tari Sapailake setiba di Seruwawan (foto: Zamhir)

“Ini luar biasa, disambut di kampung sendiri dengan tari Sapailake. Tarian penyambutan dengan makna kaki bersih, dan hati juga bersih. Terimakasih untuk adik-adikku,” ucap Thomas.

Mantan Rektor Universitas Pattimura ini juga menyampaikan bahwa konsep Moderasi Beragama yang beberapa tahun terakhir ini digaungkan Kementerian Agama, itu sudah lama ada di tengah masyarakat. Namun, intensitasnya meluntur seiring dampak dinamika kehidupan sosial keagamaan.

Berita terkait :  Tim Tanggap Darurat Kemenag Tinjau dan Data Dampak Gempa Ambon

Berita lainnya :  Pasca Gempa, IAIN Ambon Tetap Optimis Menuju Universitas

“Selamat Natal, walau dengan perasaan was-was karena takut Tsunami, gempa dan lain-lain. Semoga Tuhan selalu memberkati kita dalam membangun masyarakat. Bantuan ini bagian dari menghadapi Natal 2019, setelah gempa, ini bagian dari tali asih Ditjen Bimas Kristen,” kata Thomas.

Kakanwil Kemenag Maluku Faesal Musaad saat memberikan bantuan sembako secara simbolis (foto: Zamhir)

Kakanwil Maluku Faesal Musa’ad dalam sambutannya menyampaikan selamat menempuh tahun baru khususnya bagi seluruh masyarakat Seruwawan, semoga natal membawa kedamaian dan kebahagiaan. “Putra terbaik Maluku, hari ini panggil pulang. Selamat datang, mudah-mudahan membawa keberkahan,” kata Faesal.

Baca juga :  Kemenag Salurkan 3,1M Bantuan Gempa dan Tanah Longsor Ambon

Tema Natal 2019 adalah ‘Memuliakan Allah dengan Menghadirkan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas:2:14). Dengan Sub tema : Memuliakan Tuhan dengan bersama-sama Meningkatkan Kualitas Pendidikan untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Keutuhan Bangsa.

Keturuan Raja Adat Pupulatuh Patih Yopi Pentury menjelaskan bahwa pada tahun 1300-an Seruwawan dibuka pertama kali di masa penjajahan adalah Nunusaku, lalu pindah ke Laruelabatai, tepat di samping pantai Potahitu. Selanjutnya, pindah lagi ke sungai Libabu, dekat Malilia, Riring.

Keturunan ketujuh Raja Adat Seruawan ini juga menjelaskan, pada tahun 1360 para leluhurnya masih merasakan perang melawan penjajah. Para pembentuk negeri Seruwawan ini merupakan bagian dari negeri Tanitar Oing, di kaki gunung Solohoa, yang memiliki lima soa (marga), yakni: Pentury, Tuhurima, Atuoka, Tatiratu, dan Tua Hatumeik.

“Seruwawan, berasal dari kata ‘selu kawane’ yang artinya, lihat-lihat teman,” kata Yopi.

Yopi Pentury berharap, masyarakat Seruwawan terus dapat membangun kemanusiaan, kebangsaan dan keragaman. Saat ini, Negeri Seruwawan memiliki sebanyak 900 jiwa, sekitar 220 KK, semenjak gempa pada 26 September lalu mengungsi ke hutan dan gunung sebanyak 700 jiwa.

Tampak hadir mendampingi Kabid Bimas Kristen Nensij Latuheru, Pembimas Katolik Bernardus, Fanulene, Pembimas Hindu Sukardi Riyanto dan ASN Kanwil Kemenag Maluku.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: