kemenag

Sekjen Harap STAKN Toraja Siap Alih Status di Tahun 2019

Toraja (Kemenag) — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan berharap Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) siap beralih status menjadi institut, di tahun 2019. Hal ini disampaikan Sekjen saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Transformasi STAKN Toraja menjadi Institut, di Toraja.

Bagi Nur Kholis, transformasi kelembagaan merupakan sebuah keniscayaan. Termasuk transformasi sekolah tinggi menjadi institut. Transformasi ini terjadi karena adanya perubahan dinamika sosial maupun kebutuhan masyarakat. “Oleh karena itu, khususnya bagi STAKN Toraja agar menyiapkan naskah akademiknya,” kata Nur Kholis, Sabtu (08/12).

Turut hadir dalam FGD tersebut, Sekretaris Dirjen Bimas Kristen Yan Kristianus Kadang dan Kakanwil Sulawesi Selatan Anwar Abu Bakar.

Sekjen menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan harus terus beradaptasi dan berbenah dengan perubahan-perubahan yang terjadi. “Situasi sangat berubah, maka dunia pendidikan juga harus berubah dan berbenah. Karena jika tidak berubah, lembaga pendidikan tidak bisa menjadi piranti pendidikan,” tuturnya.

“Tahun 2019, kita yakini bersama saatnya STAKN Toraja menjadi Institut,” tukas M Nur Kholis.

Sementara, Ketua STAKN Toraja Joni melaporkan rangkaian persiapan transformasi STAKN Toraja menjadi institut telah dilaksanakan. Mulai dari mempersiapkan sumber daya manusia hingga persyaratan kelembagaan.

“Misalnya tahun 2018, melalui Kemenag dan Ditjen Bimas Kristen ada empat dosen mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Korea,” ujar Joni.

“Tahun depan semoga bertambah, itu bagian wujud nyata keseriusan transformasi STAKN menjadi Institut,” imbuhnya.

Rencana peningkatan status STAKN Toraja juga disambut baik oleh Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan. Mantan Ketua STT Kristen ini menyambut baik kedatangan Sekjen Nur Kholis Setiawan di bumi negeri di atas awan, Tanatoraja.

“Kami sangat menyambut  gembira dan syukur atas kesempatan ini. Karena adanya institut nantinya di Tanatoraja dapat juga menumbuhkembangkan, meningkatkan keimanan, kerukunan beragama, serta menjadi kebanggaan pemerintah,” tutur Kalatiku.

“Tahun ini, ada 5 Kabupaten dari Jawa Timur datang untuk studi komparatif dalam menata kerukunan di Tanatoraja. Kami orang Toraja memiliki kekeluargaan dan kebudayaan yang kokoh, hidup bersama dengan berlandaskan adat,” kata Kalatiku.

 

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: