kemenag

UIN Maliki Siap Dukung dan Sukseskan Era New Normal

Malang (ikhlasberamalnews) — Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Abdul Haris mendorong jajarannya untuk mendukung dan mensukseskan penerapan tatanan normal baru (new normal) yang dicanangkan pemerintah. “UIN Maliki harus selalu aktif dan bisa selalu berkontribusi kepada masyarakat seperti sekarang terutama di masa pandemi covid-19 ini,” kata Abdul Haris, Jumat (05/06).

UIN Maliki menurutnya akan mendukung, serta aktif berpartisipasi dalam rangka mengawal, mensukseskan bahkan memberikan edukasi tentang new normal life

Abdul Haris pun menegaskan bahwa kampus berlogo Ulul Albab yang pimpinnya tidak ingin hanya menjadi lembaga pendidikan yang pasif, artinya tidak ikut tergabung dengan persoalan kemasyarakatan. 

Ia menambahkan sejak awal penetapan pemerintah terkait pandemi, UIN Maliki sudah berperan sekaligus memberikan bantuan akibat dampak wabah covid-19. Misalnya pembagian hand sanitizer dan masker kepada para mahasantri dan warga kampus, pembagian box KaVi kepada ponpes dan masjid-masjid di daerah Malang Raya, pembagian sembako dan bantuan lainnya.

Selain itu lanjut Abdul Haris pihaknya juga sudah menggelar beberapa kali seminar jarak jauh melalui aplikasi zoom meeting menyongsong adanya penerapan standar pola kehidupan baru pasca pandemi covid-19 termasuk menggelar halal bihalal bersama Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi. 

Dalam Website Seminar (webinar) menyongsong penerapan standar pola kehidupan baru pasca pandemi covid-19, UIN Maliki mengundang para tokoh Jawa Timur sebagai narasumber. Diantaranya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil Imron dan Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Jawa Timur, Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Webinar ini diikuti para wakil rektor (warek), Kabiro, jajaran dekan, ketua unit-unit terkait dan para staf/karyawan UIN Maliki. Webinar yang dilakukan secara online digelar pada Rabu, 3 Juni lalu di ruang rektor UIN Malik.

Menurut Abdul Haris, seminar jarak jauh melalui aplikasi zoom meeting mampu menjadi salah satu media informasi edukasi guna memberikan pandangan atau gambaran kepada masyarakat dalam mempersiapkan diri dan mental menyongsong penerapan standar pola kehidupan baru pasca pandemi covid-19. 

“Kita ingin mendengarkan paparan dari nara sumber dan ingin menjadikan apa yang disampaikan narasumber menjadi pedoman bagi kita semua, bahkan akan kami sosialisasikan kepada masyarakat,” tandas Haris.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: