kemenag

Wamenag Apresiasi Kerukunan Masyarakat Papua

Sorong (ikhlasberamalnews) —- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengaku kagum dan sangat mengapresiasi kerukunan masyarakat Papua.

Hal ini disampaikan Wamenag saat menutup Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat/adat di Sorong Papua Barat yang belangsung sejak 29 November 2020. Penutupan ditandai penabuhan Tifa oleh Wamenag, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Nifasri, Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Yan Kristianus Kadang, Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Barat Pdt Amsal Yowei, dan Wakil Bupati Sorong Suka Harjono.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan dialog tokoh agama yang dilaksanakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama bersama Kanwil Provinsi Papua dan Papua Barat ini,” kata Zainut Tauhid, di Sorong, Minggu (30/11).

Wamenag menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua peserta dialog yang telah meluangkan waktu dan berkonsentrasi merumuskan kepentingan masyarakat dan bangsa. Hasil rumusan malam ini sangat penting dan menyejukkan serta banyak harapan yang dititipkan dalam keputusan atau rekomendasi tersebut.

“Ini penting untuk membangun Papua dan Papua Barat termasuk Indonesia secara luas,” kata Zainut Tauhid.

Salah satu rumusan yang menyetujui program Kita Cinta Papua (KCP), kata Zainut Tauhid, harus dituangkan dalam keputusan Menteri Agama, sehingga ada kepastian pelaksananaanya ke depan untuk Papua dan Papua Barat yang lebih damai dan rukun.

“Ini bagian penting yang harus dilaksanakan, karena Kemenag memberikan perhatian khusus dalam peningkatkan SDM, khususnya di tanah Papua,” tegas Wamenag.

Dijelaskan Wamenag, titik berat program KCP ada pada tiga hal yakni: bidang keagamaan, bidang pendidikan keagamaan dan kerukunan umat beragama. “Ini bisa dilaksanakan dengan baik,” tambah Wamenag.

Zainut Tauhid meyampaikan bahwa pada tahun 2020, Program KCP sudah mulai dilaksanakan. Harapannya, pada tahun-tahun berikutnya akan tetap menjadi komitmen untuk terus dilaksanakan. Sehingga, generasi muda Papua bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik dan bisa menyambungkan silaturahim, untuk mewujudkan jembatan kesetiakawanan Papua-Aceh dan Indonesia secara keseluruhan.

“Ketika datang ke tanah Papua, saya merasakan mendapatkan energi baru, kehidupan yang rukun, damai, bersaudara, dan saling tolong menolong. Banyak orang datang ke sini, dan bisa diterima dengan baik,” kata Zainut Tauhid.

Ini berarti, lanjut Zainut Tauhid, masyarakat Papua sangat terbuka menerima orang yang datang dari berbagai daerah, di mana kerukunan terjalin dengan baik. “Saya berharap Papua tetap menjadi daerah yang rukun, damai dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia,” tambah Wamenag.

Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono (foto : Wildan Afandi)

Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya dialog ini, dan menjadikan Sorong sebagai tempat terlaksananya kegiatan.

“Nilai kebersamaan di negara kita luar biasa, dan harus terus dipertahankan dengan baik,” kata Suka Harjono.

Suka Harjono menyampaikan apresiasi atas kegiatan dialog selama beberapa hari di Sorong. Dia berharap kegiatan ini dapat lebih merajut silaturahim antar sesama, dalam membangun kebersamaan.

“Kami sangat apresiasi kegiatan dari Kementerian Agama ini,” ulang Suka Harjono.

Suka Harjono berharap, apa saja yang dibicarakan dan dimusyawarahkan dalam forum Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat/Adat ini, bisa menjadi perhatian pemerintah bahwa Indonesia Timur adalah masa depan Indonesia.

Tampak hadir dalam acara, Kanwil Kemenag Papua Yan Kristianus Kadang, Kanwil Kemenag Papua Barat Pdt Amsal Yowei.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: