kemenag

Wamenag Minta ASN Kemenag Aktif Memasyarakatkan Pesan-pesan Keagamaan

Tidore (ikhlasberamalnews) — Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi berpesan agar ASN Kemenag aktif memasyarakatkan pesan-pesan keagamaan.

Pesan ini disampaikan Wamenag saat memberikan pemibanaan kepada ASN Kanwil Kemenag Maluku Utara, sekaligus meresmikan Gedung Workshop MAN Tidore di Tidore, Sabtu (12/12).

“Kita semua menyadari betapa pentingnya nilai-nilai agama terhadap nafas kehidupan berbangsa dan bernegara, dan saudara-saudara diberi kepercayaan untuk ikut menyampaikan pesan-pesan agama agar terus menjadi panduan yang menjiwai bagi pembangunan bangsa ini,” kata Wamenag.

Menurutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia dibentuk sesuai kesepakatan bersama, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Keduanya tidak lepas dari spirit nilai-nilai agama yang telah lama diyakini dan dipraktikkan masyarakat Indonesia yang religius.

Dalam konteks ini, Kementerian Agama dan segala perangkatnya berperan penting untuk terus mendukung, mendorong, dan memasyarakatkan pesan-pesan agama. Sehingga, agama tetap menjadi ruh bagi sikap dan perilaku kehidupan setiap warganya.

Pesan agama seperti apa? Wamenag mengatakan bahwa itu adalah pesan agama yang mampu menjadikan setiap individu memiliki kesalehan personal dan kemanfaatan sosial bagi lingkungannya dengan penuh kasih sayang, toleransi (tepo seliro), penghormatan terhadap hak-hak sesama, persaudaraan, dan lain-lain.

“Setiap agama sudah dipastikan memiliki panduan-panduan prinsip yang mengajarkan tentang bagaimana setiap kita bisa hidup berdampingan dengan rukun dan damai, meskipun senyatanya penuh dengan perbedaan, baik keyakinan, tingkat sosial ekonomi, termasuk pilihan-pilihan politik,” papar Wamenag.

“Kita harus bisa menjadi cermin atau teladan yang baik (uswatun hasanah) bagi lingkungan masing-masing, mampu menunjukkan sikap dan perilaku terpuji, sehingga misi utama kita yang menjadikan Kementerian Agama ikhlas beramal benar-benar terwujud,” tambahnya.

Tugas besar ASN Kemenag lainnya menurut Wamenag adalah memasarkan pola keberagamaan yang moderat (wasathiyah) kepada dunia internasional, agar Indonesia menjadi referensi bagi negara lain. Oleh karenanya, nilai-nilai agama dengan nilai-nilai kebangsaan seharusnya tidak perlu dipertentangkan karena keduanya saling melengkapi dan saling membangun kepercayaan dengan tujuan kedamaian dan kesejahteraan bagi warga atau pemeluknya.

“Saya mengajak seluruh ASN Kemenag, agar kembali kepada konsesus kebangsaan, yaitu Pancasila,” kata Wamenag.

Hadir, Kakanwil Kemenag Maluku Utara Sarbin Sahe, Walikota Tidore H. Ali Ibrahim, Forkopimda dan para ASN Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: