Kerukunan IBNews

Pertahankan Predikat Kota Paling Toleran, FKUB Singkawang Gelar Rakor

FKUB Singkawang Gelar Rakor
FKUB Singkawang Gelar Rakor

Singkawang (ikhlasberamalnews) – Kota Singkawang merupakan satu dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat yang tergolong dalam unik dan menarik. Singkawang merupakan icon sebuah kota dengan kemajemukan suku bangsa dan agama serta ras yang berdomisili diwilayah setempat. Terdiri dari tionghoa, melayu dan dayak dan etnis lainnya. Budaya tionghoa banyak kita temukan di Kota yang merupakan pemekaran dari Sambas dan Bengkayang ini. Sehingga salah satu kota tujuan wisata di Kalimantan Barat adalah Kota Singkawang, terutama dimusim haji besar budaya tionghoa.

Namun dibalik majemuknya Kota Singkawang, juga tersimpan pesona aset wisata yang berbasis kelautan dan pantai, dimusim liburan pun, Singkawang tercatat mampu meraih keuntungan dari penghasilan melalui wisatawan lokal maupun manca negara. sebuah aset besar yang jika dikelola dengan baik, maka menjadi keuntungan besar bagi Kalimantan Barat secara umum, terlebih khusus Kota Singkawang.

Tak kalah menarik adalah meskipun bagaimana Kota Singkawang ini begitu damai dan rukun, masyarakat muslim dan tionghoa serta etnis lainnya hidup berdampingan tanpa perbedaan yang ada. Semua dapat dirasakan bagi pengunjung yang pernah hadir di kota yang dikenal penghasil kerajinan dari tanah liat ini. Meski dibeberapa dasawarsa yang lalu, konflik sosial yang bernuansa etnis pernah menghantui kota ini, namun semua seakan tidak pernah terjadi.

Kondisi tersebut tidak bisa hadir serta merta, melainkan melalui peran bersama semua komponen terkait, baik pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis agama dan ormas untuk bersama merajut benang yang pernah kusut, menutupi luka yang pernah robek serta mengubur mimpi buruk yang kelam dimasa lalu, agar generasi yang hadir sekarang seakan tidak tahu dan mendengar cerita usang dan buram dimasa dahulu.

Dan perjuangan tersebut membuahkan hasil dan apreasiasi yang membanggakan dari pihak luar yang memang peduli dan melihat perkembangan kerukunan yang dipimpin oleh  Walikota wanita bernama Thjai Chu Mie,SE ini. Hal ini terbukti di Tahun 2015, SETARA Institute memberikan predikat Kota Terukun Nomor 3 di Indonesia. Sebuah kebanggaan, karena SETARA Institute dianggap sebuah lembaga survey yang independen dan lepas dari kepentingan apapun di Kalimantan Barat ini.

Rakor FKUB Singkawang Kalimantan Barat
Rakor FKUB Singkawang Kalimantan Barat

Tidak cukup disitu, di 3 Tahun selanjutnya di Akhir 2018, kembali SETARA Institute memberikan Predikat Kota Paling Toleran di Indonesia. Penghargaan ini diterima oleh Wakil Walikota Singkawang, Drs.H.Irwan,M.Si yang diberikan oleh Mendagri, Tjahyo Kumolo dan disaksikan oleh berbagai elemen termasuk Kementerian Agama. Sebuah apresiasi tertinggi yang merupakan buah perjuangan dari berbagai komponen dan stake holder yang ada di Bumi Khatulistiwa ini.

Namun itu bukanlah sebuah akhir, melainkan awal langkah untuk sebuah perjuangan besar merawat predikat tersebut, karena mempertahankan jauh lebih berat ketimbang merebut sebuah gelar. Atas dasar itulah di Hari Kamis 14 Februari 2019, Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kota Singkawang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dengan tema “Optimalisasi Kerukunan Umat Beragama Dalam Upaya Merawat dan Mempertahankan Predikat 1 Kategori Kota Toleran Terbaik Nasional “.

Bertempat di Sekretariat Bersama FKUB Kota Singkawang di Jalan Mathan Sibu No. 7, rakor ini dihadiri sekitar 30 peserta dari berbagai unsur yang hadir, baik pengurus FKUB maupun instansi setempat. Berbagai tokoh diundang dan memberikan pesan dan arahan serta informasi terkait peran serta instansi yang mereka pimpin dalam merangkai dan merawat kerukunan di Kota Singkawang itu, diantaranya Plh.Kepala Kemenag Kota Singkawang, Kabag Kesra Setda Kota Singkawang, Kabag Sosial Politik Badan Kesbang Pol,  Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, Perwakilan Dandim Singkawang serta Perwakilan Polres Singkawang.

Masing masing pejabat memaparkan informasi serta peran institusi yang mereka pimpin dalam peran serta merawat dan membantu kerukunan di Kota Singkawang. Dari Plh. Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, H.Azhari,M.Si menyatakan bahwa Kantor Kemenag Kota Singkawang telah tersedia 100 juta anggaran untuk program Kerukunan Umat Beragama. 50 juta untuk Biaya Operasional FKUB dan 50 juta lainnya dalam bentuk Dialog Kerukunan Tingkat Kabupaten dan Kecamatan. Sehingga Amanah dalam PBM Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 memang akan sepenuhnya dijalankan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang dalam rangka fungsi pembinaan FKUB.

Kepala Bagian Kesra Kota Singkawang, Apriyadi,M.Si tidak ketinggalan menyampaikan dukungan dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, diantaranya tersedia anggaran 175 juta untuk kegiatan FKUB dalam berbagai bentuk dan program, tinggal dibuat usulan sesuai kebutuhan. Selalin itu berbagai event keagamaan juga selalu didukung oleh Pemerintah Kota Singkawang, sehingga nampak peran pemerintah dalam pembinaan umat, terlebih Seleksi Tilawatil Qur`an Tingkat Provinsi Tahun 2019 ini akan di tempatkan di Kota Singkawang sebagai tuan rumah pelaksanaannya.

Drs. Deni selaku Kabag SosPol Badan Kesbangpol Kota Singkawang juga menyampaikan, bahwa FKUB menjadi salah satu tugas fungsi pembinaan instansi yang dipimpinnya. Peran ini ditampakan salah satunya mengidentifikasi terkait aliran atau paham keagamaan yang terkategori sempalan masuk dan berkembang di Singkawang. Sehingga salah satu fungsi PAKEM akan berguna karena deteksi dini telah terjadi sebelum menyebar dan menjadi sebuah konflik nantinya.

Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Aris Sujarwono,M.H menyampaikan bahwa akan selalu mendukung setiap program dan kegiatan yang berafilisi terhadap Program Kerukunan Umat Beragama. Salah satunya peran Subbag Hukum dan KUB terkait pembinaan umat khonghucu yang akan melaksanakan Festival Cap Go Meh Tanggal 19 nanti di Singkawang ini. Selain itu pula, prioritas anggaran Program Kerukunan Umat Beragama akan menjadi pertimbangan untuk Kota Singkawang, di Tahun 2017 Desa Sadar Kerukunan di Kalimantan Barat pertama kali didapat di Kota Singkawang. Selain itu wacana pembangunan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri juga akan diupayakan di Kota Singkawang ini. Sehingga Kota Singkawang akan lengkap sebagai miniatur kerukunan umat beragama di Indonesia, terlebih 2019 sebagai tahun politik.

Perwakilan Dandim Singkawang dan Polres Singkawang juga menyampaikan peran mereka terkai pengamanan secara umum. Apabila aman dan tenang, maka kerukunan umat beragama akan mudah terbentuk. Rukun dan damai memang tidak terlhat secara kasat mata, namun nilainya mahal sekali dan sulit terdefinisikan. Jika terjadi sedikit saja masalah dan konflik, maka kita akan sulit tidur dan beraktivitas, inilah dinyatakan bahwa kerukunan umat beragama adalah harga yang mahal dan harus dijaga oleh semua pihak tidak hanya TNI dan Polri saja, karena tanpa dukungan masyarakat dan FKUB maka semua akan sulit dicapai.

Pada sesi dialog, terdapat harapan dan usulan dari beberapa pengurus FKUB agar bisa mendapatkan mobil operasional yang nantinya akan memperkuat mobilitas pengurus FKUB untuk lebih mudah mengunjungi seluruh bagian Kota Singkawang. Selain itu pula, agar dinas terkait segera memberikan pembinaan kepada beberapa sekolah yang siswanya dikhawatirkan mendapat informasi dan pemahaman terhadap paham paham radikal.

Usai dialog, Ketua FKUB Kota Singkawang yang juga pemandu acara, Baharuddin,SH menyampaikan kesimpulan dan rekomendasi untuk semua stake holder terkait diantaranya Peserta Rakor sepakat untuk menyukseskan Festival Cap Go Meh Tahun 2019 di Kota Singkawang serta merawat, menjaga dan memperkuat secara bersama sama predikat Kota Toleran Nomor 1 di Indonesia. Selain itu juga menjaga diri dari paham dan isu negatif,hoax dan menyimpang terlebih di Tahun 2019 sebagai Tahun Politik untuk mewujudkan Singkawang yang angat toleran, ramah dan damai sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur, Amin Insya Allah. ( AS )

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

smallseotools.com

Follow me on Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: