Pendidikan Islam

45 Proposal Ini Terpilih Ikuti Workshop Madrasah Young Researcher SuperCamp 2018

Suasana penilaian proposal MYRES 2018. (foto: istimewa)

Jakarta (ikhlasberamalnews.com) — Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSSK) Madrasah telah memilih 45 proposal yang akan mengukuti tahap lanjutan pada Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018. Direktur KSKK Ahmad Umar menjelaskan bahwa pihaknya telah menyeleksi 15 proposal terbaik pada masing-masing bidang dari lebih 600 proposal yang masuk.

“45 proposal sudah terpilih untuk tiga bidang, yaitu: Sains Matematika dan Pengembangan Teknologi, Sosial dan Kemanusiaan, serta bidang Ilmu Keagamaan,” terang Umar di Jakarta, Senin (04/06).

“Pengumuman proposal MYRES 2018 ini berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim juri,” sambungnya.

Selengkapnya, sila klik: Hasil Seleksi Proposal MYRES 2018

Atau bisa juga lewat tautan Google Drive ini ~> Hasil Seleksi Proposal MYRES 2018

Menurut Umar, siswa madrasah yang proposalnya masuk dalam 15 besar ini akan diundang untuk mengikuti workshop Madrasah Young Researcher SuperCamp 2018. Penyelenggaraan workshop dimaksudkan memberi ruang bagi peserta untuk memperdalam pengetahuan dan metodologi riset dari narsum yang kompeten dari LIPI, dosen UIN/IAIN, dan Balitbang Diklat Kementerian Agama.

Kegiatan Workshop MYRES ini, kata Umar, akan berlangsung selama 4 hari 3 malam. Dalam kegiatan ini, peserta akan diberikan keterampilan merencanakan penelitian, pengambilan data, analisa data dan mengkomunikasikan penelitian (poster atau presentasi). Kegiatan ini akan berlangsung setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

“Setelah kegiatan SuperCamp, peserta diminta untuk melakukan penelitian. Mereka juga akan dibimbing secara online selama 45 hari melalui group khusus di sosial media,” ujarnya.

“Dari peserta workshop ini, akan dipilih enam finalis di setiap bidang,” tutur Umar.

Para finalis ini,  lanjut Faqih, akan diundang untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Kegiatan presentasi ini dilaksanakan bersamaan dengan event Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar di Bengkulu pada 17-21 September 2018.

Pada babak final, selain aspek yang dinilai pada saat seleksi proposal, dewan juri juga akan menilai kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan hasil penelitian baik itu penilaian laporan penelitian, poster dan kemampuan presentasi.

“Para pemenang akan diberi kesempatan melakukan pameran hasil penelitiannya,” ujar Faqih.

Baca juga:

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: